Sulutheadlinenews MANADO – Suasana penuh khidmat dan kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Haul ke-5 Almarhum Al Habib Husen Assegaf yang digelar di Sekolah Alkhairat, Kelurahan Komo Luar, Lingkungan III, Kota Manado 24/07/26.
Kegiatan tersebut dihadiri para habaib, ulama, tokoh Muhammadiyah, pengurus Alkhairat, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah dan simpatisan yang datang untuk mengenang jasa serta perjuangan almarhum dalam syiar Islam di Sulawesi Utara.
Haul yang telah memasuki tahun kelima ini menjadi momentum penting untuk mengenang dedikasi Al Habib Husen Assegaf sebagai seorang pendidik, pendakwah, sekaligus tokoh yang memberikan kontribusi besar bagi perkembangan pendidikan dan dakwah Islam di daerah tersebut.
Zulkifly S menyampaikan bahwa peringatan haul bukan sekadar mengenang sosok almarhum, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan di antara seluruh elemen umat.
"Makna dari kegiatan ini yang pertama adalah mempererat silaturahmi keluarga besar keturunan beliau. Kedua, mempererat hubungan antara para murid dengan guru yang telah mendidik mereka. Ketiga, menjadi ajang silaturahmi seluruh anggota majelis dan para simpatisan.Alhamdulillah, kegiatan ini telah memasuki pelaksanaan yang kelima," ujarnya.
Menurutnya, semasa hidupnya Al Habib Husen Assegaf mendedikasikan seluruh waktunya untuk berdakwah dan membina umat di Sulawesi Utara. Meski memiliki garis keturunan dari Yaman, beliau memilih mengabdikan hidupnya untuk masyarakat di daerah ini melalui berbagai aktivitas keagamaan dan pendidikan.
Di bawah naungan organisasi Alkhairat, Al Habib Husen Assegaf dikenal sebagai sosok pendidik yang konsisten mencetak generasi penerus serta menjadi salah satu tokoh yang menggagas lahirnya Universitas Alkhairat di Manado.
Gagasan dan pemikirannya dinilai memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan pendidikan Islam di Sulawesi Utara.
Dedikasi beliau juga meninggalkan jejak yang mendalam di Kelurahan Komo Luar. Melalui pembinaan yang dilakukan selama bertahun-tahun, banyak murid dan kader yang lahir dari tangan dinginnya dan kini terus melanjutkan perjuangan dakwah di tengah masyarakat.
Ketokohan Al Habib Husen Assegaf pun dikenang sebagai teladan yang menginspirasi berbagai organisasi Islam di Sulawesi Utara, termasuk Serikat Islam, dalam membangun semangat persatuan, pendidikan, dan pengabdian kepada umat.
Rangkaian haul diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, doa bersama, tausiyah keagamaan, serta mengenang perjalanan hidup almarhum. Para jamaah berharap nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, dan semangat dakwah yang diwariskan Al Habib Husen Assegaf dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memajukan pendidikan Islam di Sulawesi Utara.
( Chandra Matheos )





Posting Komentar