Dinas Pariwisata Manado Gelar Bimtek Pemberdayaan Masyarakat Lokal untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan


 Sulutheadlinenews - Manado, 10 September 2025 – Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pariwisata kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan. Rabu (10/9), melalui Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Kapasitas Kepariwisataan, digelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan dan Pembinaan Masyarakat Lokal dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan bagi para pelaku pariwisata.


Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Ibu Esther T.J. Mamangkey, SE., MM, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam mendukung ekosistem pariwisata. Ia menyebut, pelayanan yang baik bukan hanya soal keramahan, tetapi juga mencerminkan identitas budaya dan citra Manado sebagai kota destinasi unggulan di Sulawesi Utara.

“Manado memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa, namun yang membuat wisatawan betah adalah kualitas pelayanan. Oleh karena itu, masyarakat lokal yang terlibat dalam pariwisata harus terus diberdayakan dan dibekali dengan keterampilan yang memadai,” ujar Mamangkey.

Turut hadir mendampingi Kadis, Kabid Kelembagaan Kristiane Walalangi, S.Sos, para pejabat fungsional, serta seluruh jajaran pegawai Dinas Pariwisata Kota Manado. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai unsur pelaku pariwisata, mulai dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku kuliner lokal, pengelola penginapan, hingga komunitas yang bergerak dalam sektor pendukung pariwisata lainnya.

Untuk memperkuat materi, panitia menghadirkan dua narasumber berkompeten di bidangnya. Dr. Ivonne A. Umboh, SE., M.Si, seorang akademisi, memberikan paparan mengenai pentingnya strategi pemberdayaan masyarakat berbasis pengetahuan lokal, serta bagaimana menyesuaikan pelayanan dengan tren wisatawan modern. Sementara itu, Bpk. Edbert M. Mirah, ST., MURP, praktisi berpengalaman di bidang pariwisata, berbagi wawasan praktis tentang tata kelola destinasi dan manajemen pelayanan yang mampu meningkatkan kepuasan pengunjung.

Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, baik dalam bentuk paparan materi maupun diskusi interaktif. Mereka diberi kesempatan untuk menyampaikan pengalaman dan kendala di lapangan, yang kemudian ditanggapi langsung oleh narasumber. Hal ini diharapkan mampu memberikan solusi konkret bagi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

Kabid Kelembagaan, Kristiane Walalangi, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas SDM pariwisata di Manado. “Kami ingin para pelaku pariwisata semakin percaya diri dan mampu menghadirkan pelayanan terbaik. Dengan begitu, wisatawan akan merasa puas, bahkan bisa kembali berkunjung serta merekomendasikan Manado ke dunia internasional,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pariwisata Kota Manado menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat lokal agar dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan. Bimtek ini juga menjadi wadah sinergi antara pemerintah, akademisi, praktisi, dan masyarakat dalam menciptakan standar pelayanan yang lebih berkualitas.

Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan sektor pariwisata Manado semakin tumbuh sebagai destinasi unggulan yang bukan hanya dikenal karena keindahan laut Bunaken dan kuliner khasnya, tetapi juga karena keramahan masyarakatnya dalam memberikan layanan terbaik bagi wisatawan.

(Chandra Matheos)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook Comments APPID