Astaga...Roy Ticoalu Minta Tiang Provider MyRepublic Dicabut, Disinyalir belum mengantongi Izin Resmi

 

Sulutheadlinenews - MANADO– Saat ini ramai pemasangan tiang My Republik di ruas jalan kota Manado yang terbilang aman tampa ada hambatan. Padahal informasi yang dihimpun media, Provider MyRepublic sampai saat ini belum mengantongi izin resmi.


Hal ini tentu mendapat sorotan tajam dari Aleg DPRD kota Manado Roy Ticoalu yang meminta pemkot Manado untuk mencabut tiang MyRepublic.


"Saat ini banyak masyarakat yang mengeluh memasang tiang tanpa meminta izin dari tuan rumah dan lebih parah mereka (MyRepublic) belum ada izin resmi dari pemerintah," Tegas Ticoalu. 


Seperti yang terjadi di Perumahan GPI, Ticoalu meminta Pihak Pol PP Manado untuk segera mencabut tiang Internet yang menjadi pokok keluhan warga saat ini. 


 “Kalau pihak My Republik tidak segera mencabut, masyarakat punya hak untuk mencabut tiang tersebut. Ini sudah merugikan dan membahayakan keselamatan warga,” tegasnya.


Lebih jauh, Ticoalu mengungkapkan bahwa pemasangan tiang provider tersebut dikerjakan pihak ketiga yang bahkan belum mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kota Manado. Padahal, jelasnya, Peraturan Wali Kota (Perwal) Manado tahun 2024 secara tegas melarang pemasangan tiang provider baru.


 “Ini tidak bisa dibiarkan. Saya akan meminta Satpol PP untuk segera menertibkan dan mencabut tiang-tiang yang dipasang tanpa izin. Atau jangan-jangan ada permainan antara pemerintah dan My Republik sehingga ini bisa berjalan mulus,” sindir Ticoalu.


Politisi vokal ini juga menyoroti keberadaan sejumlah tiang My Republik yang terpasang di ruas-ruas jalan Kota Manado. Ia menilai hal tersebut bukan hanya pelanggaran aturan, tetapi juga bentuk pelecehan terhadap kebijakan Wali Kota.


 “Ini sama saja menghina Wali Kota Manado. Sudah ada perwal yang melarang, tapi di lapangan tiang tetap dipasang dan pemerintah setempat seolah tutup mata. Saya akan koordinasi lintas komisi agar persoalan ini ditangani serius,” pungkasnya.


Sorotan Ticoalu menjadi alarm keras bagi pihak provider maupun pemerintah kota untuk tidak main-main dengan aturan. Warga pun berharap, masalah ini segera ditindaklanjuti agar keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.


(***)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Facebook Comments APPID