SULUTHEADLINENEWS -- Dinamika perebutan kursi Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Utara menjadi perhatian kalangan pecinta sepak bola di Bumi Nyiur Melambai. Nama Joune Ganda kembali menjadi salah satu figur yang diperbincangkan setelah menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan kepemimpinan di tubuh PSSI Sulut.
Joune Ganda bukan sosok baru dalam organisasi sepak bola Sulawesi Utara. Ia terpilih sebagai Ketua Asprov PSSI Sulut melalui Kongres Luar Biasa pada Desember 2021 untuk periode 2021–2025.
Selama masa kepemimpinannya, sejumlah program organisasi, kompetisi, dan pembinaan sepak bola usia dini menjadi bagian dari agenda PSSI Sulut.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah dukungan pembiayaan terhadap kegiatan organisasi. Menurut sejumlah pihak yang menilai kepemimpinannya, dukungan tersebut membantu berbagai agenda sepak bola di Sulawesi Utara berjalan.
Bukan hanya soal organisasi, pembinaan pemain muda juga menjadi salah satu pekerjaan yang mendapat perhatian. Berbagai kompetisi dan seleksi pemain membuka kesempatan bagi talenta-talenta muda daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Salah satu contohnya adalah pelaksanaan seleksi Elite Pro Academy (EPA) 2026 di Stadion Klabat Manado. Kegiatan tersebut diikuti 169 pemain muda dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Sebanyak 20 pemain kemudian dinyatakan lolos menuju seleksi nasional Garudayaksa FC Elite Pro Academy.
Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa pembinaan sepak bola daerah membutuhkan kompetisi yang berkesinambungan serta akses menuju jenjang sepak bola profesional.
Kini, dengan kembali masuknya Joune Ganda dalam bursa kepemimpinan PSSI Sulut, perhatian publik tertuju pada keberlanjutan program yang telah berjalan.
Sejumlah hal masih menjadi pekerjaan penting bagi kepengurusan mendatang, mulai dari peningkatan kualitas kompetisi lokal, penguatan klub dan sekolah sepak bola (SSB), peningkatan kualitas wasit dan pelatih, hingga membuka lebih banyak kesempatan bagi pemain Sulawesi Utara menembus kompetisi nasional.
Dengan rekam jejak organisasi dan program pembinaan yang telah dijalankan, Joune Ganda memiliki modal pengalaman untuk kembali menawarkan visi pengembangan sepak bola Sulawesi Utara.
Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan para pemilik hak suara dalam kongres pemilihan PSSI Sulut.
Publik sepak bola kini menantikan bagaimana kontestasi berlangsung dan siapa yang nantinya mendapat mandat untuk membawa sepak bola Sulawesi Utara melangkah lebih jauh di tingkat nasional.
( Chandra Matheos )

Posting Komentar